Minggu, 12 Oktober 2008

SUMBA BARAT DAYA KESULITAN AIR BERSIH

Hingga kini masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Jangankan untuk mandi, untuk minum saja warga Kecamatan Laratama, harus relah berjalan kaki sejauh 12 kilo meter ke sumber mata air. Kondisi tersebut terjadi sejak Indonesia merdeka 17 Agustus 1945.
"Warga disana sangat sulit mendapatkan air bersih. Oleh karena itu perlu ada perhatian pemerintah," tegas Koordinator Daerah (Korda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Kabupaten Sumba Barat Daya, Bartholomeus Zeingo di Kupang, Minggu (12/10/08).
Kondisi miris yang dialami warga Sumba barat Daya ini dimanfaatkan oleh sejumlah pihak guna meraih untung lewat jual beli air bersih dengan menggunakan mobil tengki. "Disana satu tangki Rp. 200 ribu. Harga ini sangat mencekik. Tapi mau bagaimana lagi? Yah... satu-satunya yang diharapkan adalah perhatian pemerintah," ujarnya. (chris parera)

Tidak ada komentar: